EFEK PEMBERIAN JUS JAMBU BIJI TERHADAP PENINGKATAN KADAR HB PADA MAHASISWI TINGKAT II DIII KEBIDANAN STIKES SURABAYA

  • Fitria F Dosen STIKES Surabaya
  • Fatimatus Zahrah Dosen STIKES Surabaya
Keywords: Hemoglobin, Jamu Biji Merah, Remaja

Abstract

Anemia pada remaja putri sampai saat ini masih cukup tinggi.  Menurut WHO angka kejadian anemia putri di negara berkembang sekitar 53,7%. Menurut hasil kemenkes tahun 2014 prevalensi anemia di Indonesia sebesar 21.7% dengan penderitasia 5-14 tahun sebesar 26,4 dan penderita usia 15-24 tahun sebesar 18,4%. Upaya penanggulangan anemia pada remaja berkaitan dengan asupan makanan yang mengandung zat besi salah satunya jus jambu biji merah. Tujuan penelitian mengetahui pengaruh pemberian jus jambu biji merah terhadap peningkatan kadar Hb pada mahasiswi tingkat II DIII Kebidanan Stikes Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitan pra eksperimen dengan desain one group pre test – pos test.  Populasi dalam penelitian ini yaitu mahasiswi D3 kebidanan Stikes Surabaya Jumlah sampel penelitian 18 mahasiswi dengan pengambilan sampel dengan total sampling. Analisis data menggunakan uji paired t test. Hasil penelitian ini didapat kadar Hb mahasiswi sebelum pemberian jus jambu biji merah sebagian kecil atau 11.1 % kadar Hb mahasiswi didapat  12.8 gr%, 13.1gr%, dan 13,4gr% dengan rata-rata 12.806. Kadar Hb mahasiswi setelah pemberian jus jambu biji merah sebagian kecil atau 16.7% kadar Hb  mahasiswi  yaitu: 16.5 gr% dengan rata-rata 14.133. Analisa data menggunakan uji paired t test p value 0.019 < 0,05 yang berarti hipotesis diterima. Kesimpulan dengan penelitian ini ada pengaruh pemberian jus jambu biji merah terhadap peningkatan kadar Hb pada mahasiswi tingkat II D3 Kebidanan Stikes Surabaya. Diharapkan bagi tenaga kesehatan untuk memberikan head education (HE) bahwa jus jambu biji merah dapat digunakan sebagai alternatif meningkatkan kadar Hb terutama pada remaja.

Published
2019-07-30