Psikologi orangtua yang memiliki anak berkebutuhan khusus tidak mempengaruhi kecemasan orangtua tersebut di Slb

  • Nanda Riska Noventa Stikes Kepanjen

Abstract

Seseorang yang psychological well-being baik tidak hanya mempunyai kondisi yang terbebas dari tekanan atau masalah-masalah mental saja, tetapi seseorang tersebut juga mempunyai keyakinan bahwa hidupnya bermakna dan memiliki tujuan serta dapat menentukan tindakannya sendiri. Ketergangtungan anak berkebutuhan khusus (ABK) yang disebabkan keterbatasannya membuat tuntutan pengasuhan yang berdampak langsung baik pada psikologis (kecemasan) dan kesehatan fisik dari orangtua atau pengasuh.

Subjek penelitian ini adalah orangtua anak berkebutuhan khusus di SLB BC Kepanjen yang berjumlah 96 orangtua. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan “cross-sectional”, dengan teknik sampling Total Sampling yaitu sebanyak 96 orangtua. Pengambilan data dengan menggunakan kuesioner dan uji statistik korelasi “Spearmen-Rank”.

Hasil penelitian menggunakan uji korelasi Spearman-Rank”  didapatkan bahwa nilai rhitung sebesar 0,07 dengan nilai signifikansi sebesar 0, 799. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubugan yang signifikan kesejahteraan psikologi dengan kecemasan pada orangtua anak berkebutuhan khusus.

 

Published
2020-07-30