ANALISIS PELAKSANAAN RUMAH TUNGGU KELAHIRAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTABARU KECAMATAN KERITANG

  • Sandra - Harianis Akademi Kebidanan Husada Gemilang
Keywords: rumah tunggu kelahiran, angka kematian ibu

Abstract

Pengembangan Rumah Tunggu Kelahiran (RTK) merupakan strategi untuk mendekatkan pelayanan kesehatan
pada masyarakat yang digunakan oleh ibu bersalin yang berisiko tinggi atau tinggal jauh dari fasilitas kesehatan
karena hampir sebagian daerah memiliki keterbatasan infrastruktur dan kondisi geografi yang sulit (Kemenkes,
2015). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa angka kematian ibu dengan ketersediaannya rumah tunggu
kelahiran ditinjau dari input, proses, dan output rumah tunggu kelahiran yang ada di puskesmas Kotabaru.
Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan metode penelitian evaluasi yaitu penelitian untuk menilai
suatu program yang sedang atau sudah dilakukan, yang hasilnya digunakan untuk perbaikan atau peningkatan
program tersebut. Pengolahan dan analisis data dilakukan dengan teknik Triangulasi. Pengambilan data
dilakukan di wilayah kerja puskesmas Kotabaru dan Dinas Kesehatan kabupaten Indragiri Hilir pada bulan
Desember 2019 sampai Januari 2020. Informan penelitian terdiri dari 9 orang yang dipilih sesuai dengan tujuan
penelitian. Hasil penelitian didapatkan bahwa Input yang telah tersedia untuk penyelenggaraan RTK
puskesmas Kotabaru telah mencukupi dan memadai. Ibu bersalin yang telah menggunakan RTK merasa puas
dan nyaman dengan sarana prasarana yang tersedia di RTK. Proses penyelenggaraan RTK puskesmas Kotabaru
secara keselurahan telah berjalan dengan baik. Setiap petugas telah menjalankan perannya dengan baik
meskipun tidak ada acuan tertulis tentang uraian tugas dalam menyelenggarakan RTK. Output
penyelenggaraan RTK adalah menurunnya Angka Kematian Ibu. Hasil dokumentasi laporan angka kematian
Ibu puskesmas Kotabaru adalah pada tahun 2019 tidak terdapat kematian Ibu. Berdasarkan hasil penelitian
dapat disimpulkan bahwa terjadi penurunan kasus kematian ibu selama tahun 2019 dan tidak ada peningkatan
yang signifikan pengunjung selama penyelenggaraan RTK. Untuk itu disarankan untuk meningkatkan
kunjungan RTK melalui upaya sosialisasi yang memadai dan perlu dilakukan monitoring dan evaluasi untuk
menilai penyelenggaraan dan keberhasilan program

Published
2020-09-23