Analisis Kandungan Zat Gizi dan Sianida Pada Keripik Biji Karet (Hevea brasiliensis)

  • Andi Maryam Politeknik Negeri Sambas
Keywords: keripik biji karet, zat gizi

Abstract

Pemanfaatan biji karet sebagai bahan makanan belum banyak diketahui oleh masyarakat. Kandungan sianida (HCN) yang terdapat pada biji karet menyebabkan gangguan pencernaan seperti mual dan muntah, serta menimbulkan sakit kepala, padahal kandungan zat gizinya relatif tinggi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kandungan zat gizi yang terdapat pada keripik biji karet. Metode penelitian mengunakan komparatif eksperimental. Penelitian dilakukan dengan tiga kali pengulangan untuk masing-masing perlakuan yaitu biji karet segar, biji karet kering hasil reduksi HCN (waktu perendaman 36 jam dan 168 jam), dan keripik biji karet. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan kadar sianida sebesar 86,68% dari kadar HCN biji segar 3,98 mg/kg menjadi 0,53 mg/kg biji karet untuk biji karet kering hasil reduksi sianida dengan perendaman satu minggu dan perebusan selama 2 jam. Keripik biji karet mengandung zat gizi berupa protein 18,0%, lemak total 32,3%, dan karbohidrat 14,3%, sedangkan biji karet kering hasil reduksi mengandung protein 15,6%, karbohidrat 31,6%, dan lemak total 40,9%.

Published
2019-03-01