ANALISIS FAKTOR LINGKUNGAN TERHADAP PERILAKU BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN MASYARAKAT DESA LERMATANG KABUPATEN MALUKU TENGGARA BARAT

  • Chitra Dewi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makassar
  • Josep Andreson Naraha
Keywords: Perilaku BABS, faktor lingkungan eksternal

Abstract

Perilaku buang air besar sembarangan merupakan salah satu faktor yang berkontribusi besar terhadap kejadian kematian anak di Indonesia. UNICEF (2015) sebanyak 1,7 miliar anak berusia balita di dunia menderita kasus diare. Sekitar 300.000 meninggal setiap tahun atau lebih dari 800 per hari menderita penyakit diare yang diakibatkan air, sanitasi dan kebersihan yang buruk. Selain penyakit, perilaku buang air besar sembarangan juga memperbesar risiko yang menghambat pertumbuhan fisik anak-anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi mendalam perihal peran faktor lingkungan terhadap perilaku BAB Sembarangan Masyarakat Desa Lermatang Kabupaten Maluku Tenggara Barat. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan jumlah informan 6 orang, terdiri dari 2 informan kunci, 2 informan utama dan 2 informan tambahan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perilaku BAB sembarangan masyarakat Desa Lermatang dikarenakan kondisi geografis, ketersediaan sumber air dan kondisi tanah, selain itu perilaku BAB sembarangan sudah menjadi kebiasaan turun-temurun. Simpulan dari penelitian ini adalah Faktor lingkungan fisik dalam hal ini kondisi geografis, ketersediaan sumber air, struktur tanah dan faktor lingkungan budaya (tradisi) merupakan faktor yang berperan penting dalam mendorong masyarakat Desa Lermatang untuk BAB sembarangan. Disarankan bagi pemerintah Desa Lermatang agar menggalakan kerja sama dengan LSM atau instansi swasta yang bergerak dalam bidang sanitasi, untuk mengadakan pelatihan guna mencari solusi terkait masalah pembangunan jamban.

Published
2019-07-30